Posted by : Unknown Sabtu, 14 Februari 2015

Percobaan Sel dan Jaringan


Tujuan Praktikum Percobaan ini adalah

  1. Mengetahui bentuk-bentuk sel 
  2. Mengetahui perbedaan sel hidup dan sel mati
  3. Mengetahui pengertian benda ergastik.

Inti Praktikum

Percobaan sel dan jaringan menggunakan beberapa sampel praktikum diantaranya adalah sebagai berikut adalah penjelasan singkat mengenai sampel tersebut ;

  • Sel Bawang merah  Allium cepa. Secara umum sampel ini sangat mudah di dapatkan terutama di pasar-pasar terdekat. Sel bawang merah memiliki bentuk yang tersusun menyerupai susunan batu bata. Di dalam sel bawang merah tersebut terdapat inti sel yang letaknya tidak beraturan. Sel bawang merah akan terlihat berwarna merah karena mengandung pigmen fikoeritrin yang mendominasi pigmen warna yang terdapat di dalam sel bawan merah. Sel bawang merah tergolong dalam sel hidup karena memiliki inti sel, Inti sel merupakan pusat dari aktivitas dari sel bawang merah ini.
  • Sel daun Hidrilla Hydrilla verticillata. Setelah mengamati dibawah mikroskop cahaya, sel hydrilla tampak berwarna hijau. Sel ini berwarna hijau karena pigmen yang mendominasi adalah pigmen klorofil. Sama halnya dengan sel bawang merah, sel hydrilla juga memiliki bentuk yang tersusun seperti batu bata namun yang membedakannya pada sel daun hydrilla nampak bentuk yang aneh pada bagian dinding sel terluarnya yaitu trikoma. Trikoma ini berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebihan. Di dalam pengamatan, akan nampak aliran sitoplasma yang menunjukkan adanya kehidupan dari tanaman ini.
  • Sel Kapuk Ceiba pentanra. Pada pengamatan sel kapuk ini hanya akan terlihat berupa dua buah garis lurus yang berisi air dan udara di dalamnya. Sel kapuk ini tergolong dalam sel mati karena tidak memperlihatkan adanya aktivitas yang dilakukan di dalam selnya. Bentuk sel dari kapuk berupa pita.
  • Sel Kapas Gossypium sp. Pengamatan sel kapas tidak jauh berbeda dengan pengamatan sel kapuk. Hanya saja pada pengamatan sel kapas ini akan terlihat pilinan yang berada di dalam selnya. Fungsi pilinan ini untuk memperkuat penyerapan air dari sel tersebut. Bentuk selnya seperti pita dan merupakan sel mati karena tidak memperlihatkan adanya tanda kehidupan di dalam selnya.
  • Empulur batang ubi kayu Mannihot utilisima. Keunikan dari sel ini adalah memiliki bentuk berupa segi enam. Sel empulur yang di amati hanya nampak sel yang berbentuk segi enam saja dan tidak terdapat inti sel di dalamnya.Setiap sel yang satu dengan sel yang lainnya memiliki batasan berupa adanya ruang antarse. Sel empulur ini termasuk dalam sel mati karena hanya terlihat ruang kosong di dalam selnya.
  • Amilum pada Kentang Solanum tuberosum Hal yang akan diamati pada kentang adalah amilum. Amilum ini merupakan hasil metabolisme dari kentang. Pengamatan ini menggunakan sari pati kentang yang masih berupa cairan. Cairan tersebut akan memunculkan butiran-butiran amilum yang bentuknya bulat lonjong menyerupai bulatan telur. Setiap amilum akan nampak garis-garis pertumbuhan serta titik pertumbuhan. Amilum ini merupakan hasil dari metabolisme yang menunjukkan bahwa adanya sel ini tergolong dalam sel hidup. Amilum ini merupakan benda ergastik yang berfungsi sebagai cadangan makanan.

  • Tangkai tanaman Jarak Ricinus communis. Bentuk sel tangkai tanaman jarak yaitu berupa segi enam. Apabila di lakukan pengamatan di bawah mikroskop, maka akan tampak di dalam sel ini berupa butiran-butiran haus yang terdapat di salah satu dinding selnya. Butiran halus ini merupakan benda ergastik yang berbentuk kristal Ca oksalat. Sel tangkai tanaman jarak termasuk sel hidup karena menunjukkan adanya benda ergasik yang dihasilkan dari hasil metabolismenya.

Kesimpulan

Sel hidup merupakan sel yang menunjukkan adanya tanda kehidupan di dalamnya yang dapat di ketahu dengan adanya inti sel, sitoplasma serta organel sel. Selain itu dapat disebut juga sel hidup jika menghasilkan metabolisme sekunder di dalam selnya yang berupa benda ergastik. Sedangkan sel mati sel hanya berupa sel kosong yang dibatasi oleh dinding sel.

Benda ergastik adalah bahan non protoplasma baik yang berupa organik maupun anorganik sebagai hasil dari metabolisme dari sel tersebut. Benda ergastik ini berfungsi sebagai cadangan makan, pertahanan serta dapat berfungsi sebagai pertahan selnya.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Praktikum Biologi - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -