- Back to Home »
-
-
Struktur Hewan Bertulang Belakang (Vertebrata)
Posted by : Unknown
Rabu, 18 Februari 2015
STRUKTUR HEWAN VERTEBRATA
Hewan yang tergolong dalam vertebrata adalah golongan hewan yang memiliki tulang belakang serta notochord. Pada percobaan biologi dasar sampel yang dgunakan yaitu ikan mas Cyprinus carpio dan katak hijau Rana cancrivora. Sampel yang digunakan ini adalah mewakili pembagian superkelas pisces dan superkelas tetrapoda. Superkelas pisces memiliki sirip berpasangan, terapat insang dan kulit yang bersisik. Sedangkan superkelas tetrapoda memiliki anggota badan berpasangan berparu-paru, kulit berzat tanduk dan rangka dari tulang.
 |
| Cyrinus carpio |
Ikan mas
Cyprinus carpio tergolong dalam kelompok hewan vertebrata karena memiliki ruas tulang belakang. Tubuh ikan mas terbagi menjadi 3 bagian yaitu kepaa, badan dan ekor. Pada bagian kepala terdapat sepasang mata yang digunakan untuk melihat, celah mulut digunakan untuk memasukkan makanan, cekung hidung untuk mencium bau-bauan, memiliki sungut untuk mendeteksi makanan pada dasar substrat serta memiliki pelindung ingsang berupa aparatus opperculum.. Pada bagian badan terdapat sirip yang berfungsi sebagai alat keseimbangan dan alat gerak. siripnya yaitu sirip dorsal, sirip abdominal, sirip lateral, sirip analis serta memiliki gurat sisi yang fungsinya untuk mendeteksi keberadaan lingkungan sekitar. Pada bagian ekorya terdapat sirip caudalis yang fungsinya sebagai alat kemudi utama. Secara anatomi, sepanjang hidup ikan akan menggunakan insang sebagai termpat untuk terjadinya pertukaran gas. Keistimewaan yang lain pada ikan ini, yaitu terdapat gelembung ranang yang berfungsi untuk timbul tenggelamnya ikan.
 |
| Rana cancrivora |
Sampel yang lainnya yaitu katak hijau
Rana cancrivora. Hewan ini mewakili golongan tetrapoda. Jika ingin mengetahui perbedaan katak dan kodok terletak pada bentuk tubuhnya. Pada katak bentuk tubuhnya lebih ramping sedangkan pada kodok memiliki bentuk tubuh yang lebih gemuk. Katak merupakan hewan yang memiliki fase hidup di dua habitat yakni di air dan di darat. Pada tubuh katak terdapat saccus dan septum yang memiliki peranan dalam menjaga kelembababn kulit dari katak tersebut. Ketika berada di air katak mampu bertahan karena memiliki katup pada baain hidungnya dan memiliki selaput renang pada kaki bagian belakangnya. Hal inilah yang menyebabkan katak mampu bertahan dan berenang di air. Secara anaomi, semasa kecil (berudu) bernapas mengunakan insang setelah tumbuh dewasa, insang tersebut teradaptasi menjadi paru-paru.